NADIKABAR.COM — Kepolisian Resor Bogor, Jawa Barat, mengungkap motif pembacokan terhadap suporter Persib Bandung atau Bobotoh berinisial ARK (16) hingga korban meninggal dunia di Jalan Raya Jakarta-Bogor, Kecamatan Sukaraja, karena terpancing emosi.
Kepala Polres Bogor Ajun Komisaris Besar Polisi Arfan Zulkan Sipayung dalam konferensi pers di Mapolres Bogor, Cibinong, Kamis, mengatakan tersangka berinisial MIR (29) melakukan pembacokan setelah terpancing emosi melihat rombongan sepeda motor yang melintas di sekitar lokasi kejadian.
"Menurut keterangan tersangka, tersangka sering melakukan tawuran atau mencari lawan di wilayah Jembatan Hitam sekitar Jalan Raya Jakarta-Bogor," kata Arfan.
Ia menjelaskan peristiwa tersebut terjadi pada Minggu (25/10) sekitar pukul 23.05 WIB ketika tersangka sedang membeli makanan bersama istrinya di sekitar lokasi kejadian.
Saat melihat iring-iringan sepeda motor, tersangka yang telah membawa senjata tajam jenis celurit kemudian melakukan penyerangan terhadap korban.
Menurut Arfan, tersangka memiliki kebiasaan membawa celurit ketika beraktivitas, termasuk saat bepergian bersama istrinya.
"Jadi, sebenarnya pelaku ini berjalan bersama istrinya. Pelaku ataupun tersangka ini selalu membawa celurit di badannya," ujarnya.