Selain itu, sambung dia, Polres Pamekasan juga telah meminta agar petugas SPBU menyampaikan laporan dengan cepat, apabila terjadi antrean.

Wakapolres Kompol Hendry Soelistiawan lebih lanjut menuturkan, pihaknya telah menggelar rapat koordinasi (Rakor) bersama para Pengawas Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) se-Kabupaten Pamekasan beberapa hari lalu sebagai upaya untuk mencari solusi bersama terkait fenomena antrean BBM subsidi jenis Solar dan Pertalite.

​Dalam rapat koordinasi itu terungkap bahwa antrean yang terjadi belakangan ini dipicu oleh beberapa faktor, di antaranya adanya keterlambatan jadwal pengiriman dari pihak PT Pertamina, serta meningkatnya jumlah konsumen.

"Karena itu, kami lalu memutuskan agar petugas perlu melakukan langkah antisipasi, termasuk mencegah terjadinya antrean yang berpotensi menimbulkan kemacetan di jalan raya," katanya.

Selain perlunya meningkatkan patroli, Wakapolres Pamekasan meminta agar SPBU melakukan komunikasi aktif dengan pihak kepolisian, khususnya Satlantas Polres Pamekasan untuk menginformasikan jadwal kedatangan armada pengiriman BBM guna dilakukan pengamanan dan pengaturan arus lalu lintas.