NADIKABAR.COM β Badan Intelijen dan Keamanan (Baintelkam) Polri bersama kementerian/lembaga memperkuat komitmen pengintegrasian data dalam Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK).
Penguatan tersebut diwujudkan melalui focus group discussion (FGD) dan joint commitment antara Baintelkam Polri bersama BPJS, Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker), Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi), serta Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kementerian PANRB) yang digelar di Gedung Baintelkam Polri, Jakarta, Rabu.
Analisis Intelijen Tingkat III Baintelkam Polri, Kombes Pol. M. Sandy Hermawan dalam paparannya mengatakan bahwa pelayanan publik saat ini tidak cukup hanya digitalisasi. Menurutnya, yang dibutuhkan saat ini adalah keterhubungan data.
Adapun SKCK, ujar dia, merupakan salah satu pelayanan publik yang bersinggungan dengan kebutuhan masyarakat untuk bekerja, bersekolah, maupun bepergian ke luar negeri. SKCK juga bersinggungan dengan berbagai instansi.
Maka dari itu, menurutnya, perlu dibangun fondasi ekosistem layanan digitalisasi SKCK yang terintegrasi antarkementerian/lembaga. Ia menekankan bahwa integrasi tidak hanya bisa dilakukan oleh satu institusi, tetapi harus dibangun bersama.
βDari layanan yang berjalan sendiri menuju ekosistem yang terhubung. Terhubung untuk interoperabilitas serta bagaimana efisiensi bersama,β katanya.
Melalui FGD, ujar Sandy, Polri dan kementerian/lembaga duduk bersama untuk membahas persamaan persepsi, mengidentifikasi kebutuhan integrasi, mendiskusikan peran masing-masing institusi, hingga cara mewujudkannya.
Sebagai bentuk konkret dari hasil FGD, rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan penandatanganan joint commitment.
Melalui komitmen lintas kementerian/lembaga, transformasi ekosistem tata kelola layanan SKCK diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan kualitas pelayanan publik nasional serta mendukung agenda transformasi pemerintahan menuju Indonesia Emas 2045.
βSemoga kolaborasi hari ini menjadi langkah awal menuju layanan SKCK yang lebih baik bagi masyarakat, aman, dan terverifikasi dengan baik,β ucapnya.