"Polri menghormati setiap aspirasi masyarakat. Kritik dan perbedaan pendapat merupakan bagian dari demokrasi. Mari sampaikan aspirasi secara damai, jaga ruang publik bersama, dan jangan mudah terprovokasi," ujarnya dalam keterangan tertulis, Selasa (27/10).

Ia menegaskan bahwa Polri mengedepankan pelayanan humanis melalui komunikasi dan pendekatan persuasif. Pendekatan itu bertujuan agar masyarakat dapat menyampaikan pendapat dengan baik.

Partisipasi masyarakat juga dibutuhkan untuk menjaga ketertiban, menghormati sesama, serta memastikan hak setiap warga tetap terpenuhi.