Isir menegaskan pihaknya mengedepankan pelayanan yang humanis dalam mengawal penyampaian pendapat. Di sisi lain, masyarakat diharapkan tetap mengedepankan cara-cara konstruktif.
"Polri menghormati setiap aspirasi masyarakat. Kritik dan perbedaan pendapat merupakan bagian dari demokrasi. Mari sampaikan aspirasi secara damai, jaga ruang publik bersama, dan jangan mudah terprovokasi," imbaunya.
Selain dalam aksi penyampaian pendapat di ruang publik, Isir juga mengingatkan masyarakat untuk bijak bermedia sosial. Dia meminta warga cermat menyaring informasi sebelum membagikannya, terutama terhadap potongan video tanpa konteks maupun narasi yang belum terverifikasi.