NADIKABAR.COM — Polri memperkuat upaya pencegahan gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) melalui kegiatan "Subuh Keliling" yang membuka ruang dialog dengan warga, menyerap aspirasi serta mendeteksi potensi gangguan keamanan sejak dini.

Kepala Divisi Humas Polri Irjen Polisi Johnny Eddizon Isir mengatakan kegiatan tersebut menjadi salah satu upaya mendekatkan kepolisian dengan masyarakat sekaligus meningkatkan partisipasi warga dalam menjaga keamanan lingkungan.

"Melalui 'Subuh Keliling', Polri hadir untuk mendengar aspirasi masyarakat dan memperkuat kolaborasi dalam menjaga keamanan lingkungan. Ini sejalan dengan semangat 'Polisi Bersama Masyarakat', kata Isir dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu.

Kegiatan yang dilaksanakan jajaran Polda hingga Polres di berbagai wilayah Indonesia itu dilakukan melalui Shalat Subuh berjamaah, dialog dengan tokoh agama dan masyarakat serta penyampaian pesan-pesan keamanan dan ketertiban masyarakat.

Melalui pertemuan langsung tersebut, warga dapat menyampaikan masukan, keluhan, dan persoalan yang berpotensi memengaruhi keamanan lingkungan. Pendekatan itu melengkapi patroli dan penegakan hukum dengan langkah pencegahan yang melibatkan masyarakat.

Dalam kegiatan itu, polisi juga mengajak warga menjaga kerukunan, meningkatkan kepedulian antarwarga, mewaspadai tindak kejahatan, dan menggunakan media sosial secara bijak.

Masyarakat turut didorong untuk melaporkan informasi mengenai potensi gangguan keamanan kepada petugas, Bhabinkamtibmas atau melalui layanan kepolisian 110 agar dapat ditindaklanjuti sesuai kebutuhan.

"Program ini sejalan dengan prioritas Kapolri dalam pemeliharaan Harkamtibmas. Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjaga kerukunan, meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan serta membangun komunikasi yang baik dengan kepolisian. Kolaborasi ini penting untuk mendeteksi dan mencegah potensi gangguan keamanan sejak dini," ujar Isir.

Polri menempatkan komunikasi terbuka dan keterlibatan masyarakat sebagai bagian dari pemeliharaan kamtibmas. Dengan mengenali persoalan di lingkungan sejak awal, polisi dan warga diharapkan dapat mengambil langkah pencegahan sebelum gangguan keamanan berkembang lebih jauh.

Melalui pelaksanaan "Subuh Keliling" secara berkelanjutan, Polri berupaya memperkuat kemitraan dengan masyarakat melalui pendekatan humanis, dialogis, dan preventif guna mendukung terciptanya lingkungan yang aman, tertib, dan kondusif.