Di luar dampak ekonomi, Porprov XVII juga menjadi ajang penjaringan atlet potensial untuk memperkuat kontingen Jawa Tengah menghadapi Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028.

"Porprov ini akan mengantarkan para atlet kita untuk ke jenjang yang lebih tinggi. Syukur alhamdulillah di tahun ini para atlet kita juga banyak menorehkan medali emas, medali perak, medali perunggu yang kemarin sudah dibuktikan dalam ajang Asian Games," katanya.

Sementara itu, Wakil Ketua Umum I PB Porprov Jateng Urip Sihabudin mengatakan panitia telah berkoordinasi dengan sub-PB Porprov di lima kabupaten/kota untuk mengantisipasi kendala nonteknis selama pertandingan, terutama dampak cuaca buruk di venue terbuka.

Setiap daerah diminta menyiapkan skenario penanganan apabila terjadi gangguan, seperti hujan dan angin kencang, termasuk melihat pengalaman penyelenggaraan pertandingan sebelumnya.

Rangkaian pembukaan Porprov akan diawali dengan prosesi api abadi Mrapen dari Kabupaten Grobogan pada 24 Oktober 2026, yang dijadwalkan dibawa berkeliling ke empat daerah sebelum tiba di Kota Semarang pada 25 Oktober 2026.