(Foto atas) Warga keluar dari pekarangan rumah yang tertimbun lumpur dan puing kayu akibat luapan Sungai Meureudu di Pidie Jaya, Aceh, Sabtu (13/12/2025). (Foto bawah) Warga merawat tanaman di pekarangan rumahnya yang telah dibersihkan dari lumpur dan puing kayu di Pidie Jaya, Aceh, Sabtu (31/10/2026). Bencana yang melanda wilayah Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat tersebut mengakibatkan 184.149 unit rumah warga mengalami kerusakan. ANTARA FOTO/Irwansyah Putra
(Foto atas) Warga melihat mobil yang berada di pekarangan Masjid Dayah Tgk Chik Pante Geulima di Pidie Jaya, Aceh, Sabtu (13/12/2025). (Foto bawah) Warga keluar dari Masjid Dayah Tgk Chik Pante Geulima di Pidie Jaya, Aceh, Sabtu (31/12/2025). Tak hanya pemukiman, ribuan fasilitas umum, kesehatan, pendidikan, rumah ibadah, hingga akses jalan dan jembatan turut rusak diterjang bencana. ANTARA FOTO/Irwansyah Putra
(Foto atas) Warga melihat bangunan sekolah yang rusak dan pekarangannya yang berubah menjadi aliran sungai baru akibat luapan Sungai Meureudu di Pidie Jaya, Aceh, Sabtu (13/12/2025). (Foto bawah) Warga melintas di pekarangan sekolah yang telah ditimbun dan direhabilitasi menjelang satu tahun bencana hidrometeorologi di Pidie Jaya, Aceh, Sabtu (31/10/2026). Peristiwa ini juga memaksa sebanyak 2.107.941 jiwa warga setempat mengungsi dari tempat tinggal mereka. ANTARA FOTO/Irwansyah Putra