Langkah itu juga sejalan dengan arah pembinaan olahraga jangka panjang atau multi-years yang mulai didorong Kemenpora.

Pelti berupaya menerjemahkan kebijakan tersebut melalui pemilihan atlet junior potensial dan pemberian kesempatan bertanding secara berkelanjutan. Dengan demikian, pembinaan tidak hanya berorientasi pada pencapaian prestasi dalam waktu dekat, tetapi juga menyiapkan regenerasi atlet agar kualitas tenis Indonesia dapat berkembang secara berkesinambungan.