"Disiplin bertujuan membimbing anak memahami tanggung jawab dan konsekuensi perbuatannya. Karena itu, ketegasan harus disertai penjelasan dan keteladanan. Memukul, mengancam, atau merendahkan anak tidak boleh dianggap sebagai hal yang wajar dalam pengasuhan," katanya.

Sementara itu, salah seorang warga, Sulastri mengaku senang mengikuti kegiatan yang diselenggarakan Sudin PPAPP Jakarta Selatan.

"Dukungan psikososial dan edukasi pola asuh sangat penting untuk membantu anak tumbuh dengan baik sekaligus menjauhkan mereka dari perilaku negatif," kata Sulastri.

Ia mengaku khawatir terhadap keselamatan anak-anak apabila tawuran kembali terjadi di lingkungan tempat tinggalnya.

"Saya bersama suami rutin mengingatkan anak tentang bahaya tawuran dan risiko yang dapat ditimbulkan," ucapnya.