"Jadi tidak perlu harus menganggur sekian lama ketika musim paceklik ikan,” kata Anan.

Sementara itu, nelayan lainnya, I Ketut Sumajaya, mengatakan keterbatasan kolam labuh akibat pendangkalan selama ini menyulitkan kapal melakukan bongkar muat ikan.

Ia berharap pengembangan pelabuhan dapat memperlancar aktivitas bongkar muat dan distribusi hasil tangkapan ke pabrik maupun pengepul.

β€œDengan adanya pelabuhan yang modern, kami selaku nelayan gampang untuk mengakses dalam artian bongkar muat ikan, untuk mendistribusikan ikan itu ke wilayah-wilayah pabrik,” ujarnya.