Prabowo pun mengaku heran ada negara-negara yang mengolok-olok Indonesia buntut karhutla ini. Padahal, banyak perusahaan dari negara dimaksud yang menjadi biang keroknya.

"Nanti pada saatnya kita umumkanlah nama-nama itu, tapi kita cool saja, kita tenang," ujarnya.