Nasional
HALAMAN 2 DARI 3
Prabowo: Bangsa Indonesia tidak mau diganggu terus-menerus
Presiden Prabowo Subianto menegaskan bangsa Indonesia tidak mau diganggu terus-menerus lantaran sejak merdeka kerap menghadapi intervensi bangsa-bangsa besar yang m
Redaksi NadiKabar
✓
Redaksi NadiKabar
•
Dipublikasikan: Rabu, 21 Oktober 2026 pukul 20:00 WIB
• ⏱ 2 menit baca
Presiden menyinggung sejumlah pemberontakan pada masa lalu sebagai bentuk politik pecah belah atau divide et impera, mulai dari DI/TII, Angkatan Perang Ratu Adil (APRA), RMS, PRRI/Permesta, hingga pemberontakan 1948.
Ia juga mengingatkan krisis 1997-1998, ketika banyak pihak meramalkan, berharap agar Indonesia terpecah.
"Mereka yakin Indonesia pecah tahun 99, tahun 2000. Ternyata kita punya ketahanan nasional yang cukup kuat saudara-saudara sekalian," kata Prabowo.
Pedoman Media Siber: NadiKabar.com berkomitmen mematuhi Undang-Undang Pers Nomor 40 Tahun 1999 dan Pedoman Pemberitaan Media Siber Dewan Pers Indonesia. Apabila ada hak jawab atau koreksi, silakan hubungi redaksi melalui kanal kontak kami.