Kondisi itu turut mempengaruhi negara-negara lain karena perekonomian global semakin terintegrasi dan saling bergantung.

"Kita berada di kondisi global yang ditandai dengan hegemoni dunia antara kekuatan-kekuatan besar. Kondisi global ini mau tidak mau akan mempengaruhi semua negara, karena dunia kita sudah saling terintegrasi, kita saling tergantung satu sama lain," ujarnya.

Selain tantangan geopolitik dan ekonomi, Presiden Prabowo menyoroti dampak perubahan cuaca yang memicu berbagai gejolak. Indonesia, kata Presiden Prabowo, juga menghadapi tantangan geografis karena berada di kawasan Ring of Fire atau Cincin Api Pasifik yang berpotensi berhadapan dengan bencana alam.

Meski demikian, Presiden Prabowo menilai kondisi geografis tersebut juga menyimpan peluang bagi Indonesia. Aktivitas geologis yang membentuk wilayah Indonesia turut menghasilkan tanah yang subur serta kekayaan mineral yang berharga.

Dalam sidang tersebut, Prabowo juga menyampaikan terima kasih dan penghargaan kepada seluruh anggota Kabinet Merah Putih atas kerja sama selama dua tahun pemerintahan.