NADIKABAR.COM — Presiden Prabowo Subianto geram ada perusahaan yang diduga ikut andil jadi biang kerok kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Kejengkelannya itu diungkapkan dalam Rapat Terbatas soal Perkembangan Penanganan Bencana Alam siang ini.
Mulanya, Prabowo bertanya soal apakah ada dugaan korporasi ikut jadi pemicu karhutla. Kapolri Listyo Sigit Prabowo mengamini hal tersebut, dia bilang sejauh ini ada 200 laporan polisi (LP) terkait karhutla, 8 di antaranya adalah LP yang melibatkan korporasi. Pihaknya sudah menetapkan 138 tersangka terkait kasus karhutla dari 200 LP yang ada, di antaranya 60 perusahaan yang dihukum berupa pembekuan izin dan pencabutan izin.
Rincinya 18 perusahaan dibekukan izinnya dan 42 perusahaan dicabut izinnya. Pihaknya masih mendalami apakah 60 korporasi ini melakukan tindak pidana lanjutan.