"Dalam keadaan sekarang banyak teknologi dipakai sebagai senjata untuk membuat kekacauan, untuk membuat perpecahan," ujarnya.

Prabowo sebelumnya mengatakan bahwa pengabdian di bidang pemerintahan menuntut pengorbanan kehidupan pribadi karena gerak-gerik, harta kekayaan, hingga ucapan pejabat mendapat perhatian dan pengawasan.

Kepala Negara menilai risiko tersebut merupakan bagian dari tanggung jawab pejabat yang memperoleh mandat untuk menjalankan pemerintahan.

Dalam kesempatan itu, Prabowo juga mengapresiasi kerja keras dan kekompakan jajaran Kabinet Merah Putih selama dua tahun pertama pemerintahannya.