Barulah kemudian Prabowo menegaskan sikap politik luar negeri yang dijalankan di era pemerintahannya. Prabowo belajar dari tradisi yang diwariskan oleh para pemimpin terdahulu.
"Sudah berkali-kali saya sampaikan di hadapan umum dan juga intern, bahwa garis politik yang saya jalankan, garis politik luar negeri yang kita jalankan adalah tradisi yang kita waris, yang kita dapat warisan dari pendiri-pendiri bangsa kita yaitu kita ingin menghormati semua negara dan semua kekuatan besar," kata Prabowo.
Prabowo juga kembali menegaskan mengenai pentingnya membangun kebersamaan dengan banyak kalangan di tengah situasi dunia saat ini. Prabowo menegaskan dirinya ingin Indonesia terus menjadi the good neighbour (tetangga baik) bagi negara lain.
"Saya sudah sampaikan garis politik luar negeri saya adalah seribu kawan terlalu sedikit, satu musuh terlalu banyak. Saya ingin menjadi the good neighbour, yang ingin saya jalankan adalah the good neighbour policy," imbuh Prabowo.