Prabowo pun memberikan perhatian pentingnya mempelajari sejarah. Ia mengingatkan bahwa bangsa yang melupakan pengalaman masa lalunya berisiko mengulangi kesalahan serupa.

"Mereka yang malas belajar sejarah akan dihukum oleh sejarah. Ini pelajaran ribuan tahun," kata dia.

Pada saat yang sama, Prabowo menekankan bahwa semangat kebangsaan yang ditanamkan di SMA Taruna Nusantara harus berakar pada nilai-nilai Sumpah Pemuda.

Ia menyebut ikrar yang dicetuskan para pemuda di Oktober 1928 itu merupakan pencapaian luar biasa yang menjadi fondasi persatuan Indonesia.

Prabowo mengingatkan bahwa persatuan merupakan kekuatan utama bangsa Indonesia dalam menghadapi berbagai perbedaan dan tantangan.