"Saya juga menyambut baik kepemimpinan manajemen dan rasa tanggung jawab dari perusahaan-perusahaan di kawasan ini. Saya melihat pembinaan saudara-saudara terhadap rakyat di sekitar sini sangat baik, dan ini patut kita dukung dan patut kita teruskan," katanya.
Peluncuran program hilirisasi tersebut mencakup ekspor perdana baterai kendaraan listrik, pengoperasian komersial empat proyek industri, serta dimulainya pembangunan tujuh proyek industri baru.
Secara keseluruhan, program hilirisasi yang diluncurkan tersebut memiliki nilai investasi 10,2 miliar dolar AS atau sekitar Rp180 triliun.
"Ini adalah bukti nyata bahwa strategi hilirisasi kita benar dan akan kita teruskan dengan sebaik-baiknya," kata Presiden.
Prabowo mengatakan pengembangan industri hilirisasi merupakan bagian dari upaya pemerintah mengelola kekayaan alam Indonesia secara optimal.