NADIKABAR.COM — Presiden Prabowo Subianto memanggil sejumlah menteri bidang ekonomi, Gubernur Bank Indonesia Destry Damayanti, hingga Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Friderica Widyasari Dewi ke Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin sore.
Sejumlah pejabat mulai hadir di Kompleks Istana Kepresidenan sekitar pukul 16.00 WIB, antara lain Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi sekaligus Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia, serta Menteri Keuangan Suahasil Nazara.
Hadir pula Menteri Investasi dan Hilirisasi sekaligus CEO Danantara Rosan Roeslani, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto, Destry Damayanti, serta Friderica Widyasari Dewi.
Selain itu, Kepala BP BUMN Dony Oskaria dan Direktur Utama PLN Suroso Isnandar juga terlihat merapat ke Istana Kepresidenan.
Friderica mengatakan dirinya telah menyiapkan laporan untuk disampaikan kepada Presiden, tetapi belum mengetahui secara pasti agenda pertemuan tersebut.
"Saya belum tahu, dipanggil saja. Tapi, saya sudah siapkan laporan semuanya. Nanti teman-teman setelah rapat baru saya update," kata Friderica kepada wartawan sesaat setelah tiba.
Saat ditanya apakah pertemuan tersebut membahas isu Morgan Stanley Capital International (MSCI), Friderica belum memberikan keterangan lebih lanjut.
Menteri Investasi dan Hilirisasi sekaligus CEO Danantara Rosan Roeslani juga belum menjelaskan agenda pertemuan tersebut.
Ia mengatakan akan memberikan keterangan kepada wartawan setelah rapat selesai.
"Nanti keluar saya bicara. Habis meeting saya bicara," ucapnya.
Sementara itu, Airlangga menanggapi pertanyaan wartawan mengenai kondisi pasar saham dan isu MSCI. Dia mengatakan persoalan MSCI telah dibahas sebelumnya di Bursa Efek Indonesia (BEI).
"MSCI kan kemarin sudah dibahas di Bursa," kata Airlangga.
Adapun Bahlil Lahadalia mengatakan pertemuan tersebut tampaknya membahas persoalan ekonomi, termasuk hilirisasi. Namun, dia belum merinci agenda yang akan dibahas dalam rapat tersebut.
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman juga belum menjelaskan pokok pembahasan dan meminta wartawan menunggu hingga rapat selesai.
"Nanti sudah rapat baru kami sampaikan," ucapnya singkat.