Dia menyoroti bahwa semua program bantuan dan pembangunan itu memerlukan dana, yang selama ini tidak bisa masuk ke dalam keuangan negara karena dimanfaatkan secara ilegal.

"Tugas kita masih berat perjalanan masih jauh, tapi Kemenangan sudah kelihatan. Satgas ini bekerja dua tahun sudah menyumbang kembali ke negara Rp52 triliun," tuturnya.

Kepala negara optimistis bahwa hasil itu akan terus ditingkatkan untuk memastikan bawa kekayaan negara benar-benar dimanfaatkan untuk kesejahteraan masyarakat.