NADIKABAR.COM — Presiden Prabowo Subianto menyetujui rekomendasi sejumlah peneliti dan ahli gambut yang mengusulkan pembentukan Badan Pengelola Gambut dan Mangrove Nasional (BPGMN) yang salah satu tujuan pembentukannya mencegah kebakaran hutan dan lahan (karhutla) khususnya di lahan gambut.

Di Istana Kepresidenan RI, Jakarta, Kamis, Presiden Prabowo mengumpulkan 20 lebih peneliti dan ahli gambut dari berbagai lembaga serta kampus-kampus di Indonesia untuk berdiskusi membahas tata kelola gambut dan mangrove, serta pencegahan karhutla di lahan gambut. Pertemuan itu, yang mulai sejak pukul 15.00 WIB, berlangsung selama kurang lebih 4 jam.

"Kesimpulan rapat para ahli ini adalah memberikan rekomendasi dibentuknya Badan Pengelola Gambut dan Mangrove Nasional. Ini tadi disampaikan, dan Bapak Presiden menyetujui, karena berdasarkan pengalaman para ilmuwan ini ternyata memang keberadaan badan tersebut sangat penting, data-data, kemudian izin-izin, pengelolaan-pengelolaan dilakukan oleh satu lembaga, itu akan sangat memudahkan, termasuk pada akhirnya untuk berbagai pencegahan dan lain-lain dapat dilakukan dengan mudah," ujar Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto saat jumpa pers bersama para ahli gambut di Istana Kepresidenan RI, Jakarta, Kamis.

Terkait keterlibatan para ahli gambut dalam struktur BPGMN, Mendiktisaintek menjelaskan para pakar itu diminta untuk membantu.