Prabowo juga meminta seluruh potensi armada dioptimalkan melalui koordinasi teknis antarinstansi agar bantuan pusat langsung terhubung dengan kebutuhan di lapangan.

Laka Lena menjelaskan distribusi bantuan ke Pulau Palue juga menjadi pembahasan. Menindaklanjuti hal itu, Kementerian Perhubungan menyiapkan satu kapal feri ASDP yang dijadwalkan diberangkatkan pada 8 September 2026 untuk mendukung pelayanan dan distribusi bantuan ke Palue.

"Dengan demikian, dukungan dari pemerintah pusat dapat langsung terhubung dengan kebutuhan yang diidentifikasi pemerintah daerah di lapangan," terang Laka Lena.

Lanjut dia, dukungan tenda dan armada laut ini menjadi bagian dari upaya bersama agar anak-anak di wilayah terdampak tetap mendapatkan hak pendidikan dan bantuan logistik sampai ke daerah kepulauan.

Hadir dalam pertemuan tersebut Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena, Wakil Gubernur NTT Johni Asadoma, Sekda NTT Frans Sales Sodo, Kajati NTT Roch Adi Wibowo, Dankodaeral VII Kupang Joni Sudiarto, Wakapolda NTT Faizal, dan Danlanud Kupang Somad.