NADIKABAR.COM — Presiden Prabowo Subianto menegaskan pentingnya penertiban regulasi dan korporasi sebagai bagian dari upaya mencegah kebakaran hutan dan lahan (karhutla), khususnya di kawasan gambut.

Dalam diskusi Presiden RI dan akademisi terkait penanganan lahan gambut pada potensi karhutla dipantau dari YouTube Sekretariat Presiden di Jakarta, Jumat, Presiden Prabowo menyampaikan pemerintah akan terus melakukan penyelidikan terhadap korporasi yang melakukan pembakaran secara sengaja.

Selain penegakan terhadap pihak yang melakukan pelanggaran, Presiden mengatakan pembenahan regulasi juga diperlukan untuk memperkuat pencegahan kebakaran.

"Kita akan selidiki terus korporasi-korporasi yang melakukan pembakaran sengaja. Yang pertama kita harus koreksi regulasi. Itu nanti kita harus tegas," kata Prabowo.

Presiden mengatakan masih terdapat sejumlah peraturan daerah di tingkat kabupaten yang memberikan ruang untuk pembakaran lahan hingga dua hektare.

Menurut Prabowo, ketentuan tersebut dapat menjadi celah yang menyulitkan pengendalian apabila kebakaran meluas.

"Masih ada delapan Perda di kabupaten. Bayangkan yang mau pakai loop hole bahwa boleh bakar 2 hektare which is menurut saya complete nonsense bahwa satu orang boleh bakar 2 hektare. Kalau dia bakar 2 hektare bagaimana dihentikan itu kebakaran," imbuh Prabowo.