"Sekarang, dari SMA TN yang pertama yang dibentuk di Magelang sekian puluh tahun yang lalu... berapa tahun yang lalu? Angkatan pertama? Tahun sembilan puluh? Tahun sembilan puluh. Berarti 36 tahun yang lalu. Dibentuk waktu itu oleh Panglima ABRI waktu itu, Pak Benny Moerdani. Dan sekarang hasilnya sudah ada menteri koordinator sudah ada berapa? Ada dua, menko," ujarnya.
"Sudah ada jenderal, sudah ada Mensesneg, sudah ada Seskab, sudah ada Kepala BMKG, Kepala BNPB juga lulusan TN. Kepala Badan Gizi Nasional TN. Mungkin di kabinet banyak sekali TN sudah mulai muncul," lanjut Prabowo.
Menurut Prabowo, para pembantunya di kabinet yang lulusan SMA Taruna Nusantara diberi nilai baik meski berhak dapat nilai tertingi atau baik sekali. Namun, dia sengaja tidak memberikan penilaian tertinggi agar para alumni tetap terpacu meningkatkan kemampuan mereka.
"Dan saya harus katakan, saya harus akui, yang dari TN kinerja dan prestasinya baik. Kalau saya bilang baik sekali nanti mereka kurang motivasi, jadi baik supaya mereka mengejar baik sekali, ya kan? Kalau baik sekali itu A, ya kan? A itu nilainya berapa? 90. 93 gitu ya. 94. Kalau 100 itu milik Tuhan," ujarnya.