Ia lalu menyinggung beberapa peristiwa pemberontakan setelah kemerdekaan seperti pemberontakan DI/TII, Angkatan Perang Ratu Adil atau APRA, gerakan revolusi PRRI/Permesta, hingga pemberontakan 48.

"Indonesia kuat, Indonesia tahan, kita sadar tahun 97/98 banyak yang ramalkan, dan banyak yang berharap, dan banyak yang berulah," ucap Prabowo.