Pramono menegaskan pihaknya tidak menoleransi tindakan kekerasan maupun pelecehan. Terlebih, tindakan tersebut dianggap telah mencoreng marwah tenaga pendidik.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta Nahdiana mengatakan pemeriksaan awal kasus tersebut telah dilakukan oleh Suku Dinas Pendidikan dan Dinas Pendidikan.

Pemeriksaan lanjutan kemudian dilakukan untuk mendalami dugaan kekerasan dan pelecehan yang disebut dialami siswa.