Di sisi lain, Pramono menegaskan penataan kawasan Kampung Bali dan sekitarnya tidak dilakukan dengan menggusur masyarakat. Pemerintah akan melakukan pembenahan kawasan sekaligus menata hunian yang ada.
"Intinya adalah kami melakukan pembenahan tidak menggusur," tegasnya.
Dia mengatakan terdapat sejumlah bangunan rumah ibadah yang berada di atas sungai, seperti masjid dan musala. Bangunan tersebut juga akan ditata agar lebih rapi dengan menyesuaikan perkembangan teknologi.
"Karena di atas sungai itu kebetulan ada rumah-rumah ibadah seperti masjid, musala, dan sebagainya, tentunya akan kami tata menjadi lebih rapi dengan perkembangan teknologi sekarang," katanya.
Pramono berharap penataan kawasan tersebut nantinya dapat menjadi contoh bagi pembenahan kawasan lain di Jakarta.
"Prinsipnya adalah menata kawasan, kita tidak menggusur masyarakatnya, tetapi melakukan perbaikan dan ini akan menjadi role model Jakarta pembenahan di kemudian hari," imbuhnya.