Pramono menyebut sektor ekonomi kreatif menyumbang sekitar Rp 410 triliun atau hampir 11% terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Jakarta.

"Kami mendorong Jakarta menjadi hub baru bagi ekonomi kreatif di semua elemen, di semua bidang, di semua ruang," tuturnya.

Dia berharap dukungan terhadap industri perfilman dan sektor kreatif lainnya dapat memberikan dampak ekonomi yang lebih luas, termasuk membuka lapangan kerja dan memperbesar peluang bagi pelaku usaha lokal.