"Kondisi ketenagakerjaan di DKI Jakarta menunjukkan perkembangan yang positif berdasarkan rilis data Badan Pusat Statistik, tingkat pengangguran terbuka di Jakarta mengalami tren penurunan dari angka 6,21 persen pada akhir 2024 menjadi 5,79 persen pada Mei 2026," ujar Syaripudin.
Ia mengatakan penurunan pengangguran terus diupayakan melalui penguatan layanan ketenagakerjaan digital, pelatihan yang disesuaikan dengan kebutuhan industri, penyelenggaraan bursa kerja, serta pengembangan wirausaha mandiri.
Dalam kegiatan tersebut, Pemprov DKI juga memberikan TKM Awards kepada tiga pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) binaan yang dinilai berhasil menciptakan kesempatan kerja di sektor informal.
Salah seorang pencari kerja asal Jakarta Selatan, Dimas (24), mengapresiasi penyelenggaraan bursa kerja tersebut. Ia menilai kegiatan itu mempermudah pencari kerja mengakses informasi lowongan, mengenal perusahaan, dan memperoleh dukungan peningkatan keterampilan.
"Acara Karir Jakarta ini luar biasa membantu dan terorganisasi dengan sangat baik, pilihan perusahaannya banyak serta prosedurnya cepat," ungkap Dimas.
Melalui Karir Jakarta dan TKM Expo 2026, Pemprov DKI berharap kebutuhan tenaga kerja di berbagai sektor dapat dipertemukan dengan ketersediaan pencari kerja. Program tersebut sekaligus diarahkan untuk memperluas kesempatan berwirausaha sebagai salah satu alternatif penciptaan lapangan kerja.