"Apa yang dibangun? Corporate culture. Begitu sekarang acara di DKI Jakarta, semuanya sudah disiplin. Saya enggak tahu Pak Wali Kota Timur ini sudah disiplin belum di kantornya? Jangan-jangan di Balai Kotanya disiplin, balik lagi ke Wali Kota Jakarta Timur enggak disiplin," ungkapnya.

"Tetapi intinya adalah yang kita bangun adalah corporate culture, transparan, terbuka, menyelesaikan masalah juga terbuka," ucapnya.