NADIKABAR.COM — Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memastikan anggaran penanganan banjir yang dikelola Dinas Sumber Daya Air (SDA) DKI Jakarta tidak dipangkas di tengah penyesuaian Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).
“Pokoknya anggaran untuk SDA enggak dipotonglah,” kata Pramono setelah meninjau normalisasi Kali Mampang, Jakarta Selatan, Kamis.
Pramono mengatakan saat ini Pemerintah Provinsi DKI Jakarta tengah membenahi sejumlah sungai guna mengantisipasi banjir saat musim hujan mendatang.
Adapun normalisasi itu dilakukan di Kali Ciliwung, Kali Krukut, Kali Cakung Lama, Kali Mampang dan Kali Angke.
Selain itu, pihaknya juga melakukan pengerukan saluran air dan membenahi embung sebagai upaya pengendalian banjir.
Ia pun berharap berbagai upaya tersebut dampak mengurangi dampak banjir yang selama ini terjadi di sejumlah kawasan ibu kota.
Diketahui, APBD DKI Jakarta 2026 ditetapkan sebesar Rp81,32 triliun. Angka ini turun Rp10,54 triliun dibandingkan APBD DKI Jakarta 2025 yang mencapai Rp91,86 triliun.
Penurunan tersebut terutama disebabkan oleh berkurangnya pendapatan dari Transfer ke Daerah (TKD), dari Rp26,14 triliun pada 2025 menjadi Rp11,16 triliun pada 2026.
Penurunan terbesar terjadi pada Dana Bagi Hasil (DBH) pajak yang berkurang Rp14,79 triliun.
Penetapan APBD DKI Jakarta 2026 ditandai dengan disahkannya Peraturan Daerah (Perda) Nomor 4 Tahun 2025 tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Tahun Anggaran 2026. Perda tersebut diundangkan pada 23 Desember 2025.