Sebelumnya, angka pengangguran mencapai 6,03 persen. Angka tersebut turut 0,24 persen menjadi 5,79 persen.

Sementara itu, tingkat partisipasi angkatan kerja di Jakarta mencapai 66,05 persen. Angka tersebut naik 0,57 persen poin dibandingkan Februari 2026.

Menurut Pramono, perbaikan indikator tersebut perlu didukung dengan optimisme serta upaya pemerintah dalam memperluas kesempatan kerja bagi masyarakat. Pemprov DKI Jakarta, kata dia, menjalankan program Mobile Training Unit untuk meningkatkan keterampilan calon tenaga kerja.

Program tersebut dilaksanakan melalui kerja sama dengan sekitar 214 perusahaan. Pelatihan yang diberikan mencakup berbagai bidang, mulai tata rias, tata rambut, menjahit, hingga pembelajaran bahasa asing.