Embung Batu Bangkong dibangun di atas lahan seluas 1,3 hektare, dengan luas badan air 0,58 hektare dan kapasitas tampungan 20.300 meter kubik.

Sementara itu, Embung Bambu Hitam memiliki luas lahan sekitar 2,1 hektare, luas badan air 0,50 hektare, dan kapasitas tampungan 16.250 meter kubik.

Pramono menjelaskan keberadaan embung menjadi salah satu solusi untuk menahan dan menampung air hujan agar tidak langsung membebani sistem drainase dan aliran sungai.

Infrastruktur tersebut juga mendukung konservasi air di kawasan sekitarnya.

"Fungsi utama dari embung ini yaitu untuk tempat penampungan air. Jadi bukan kemudian dialirkan, tapi air itu meresap di sini. Sehingga dengan demikian namanya menjadi tempat untuk konservasi," ujarnya.