Dia menyayangkan tawuran masih terjadi di kawasan tersebut. Padahal, menurutnya, pemerintah sebelumnya telah memenuhi permintaan warga untuk membangun fasilitas publik bagi kegiatan olahraga.

Fasilitas itu dibangun melalui dukungan tanggung jawab sosial perusahaan atau corporate social responsibility (CSR).

"Padahal di tempat itu, sesuai dengan pada waktu kunjungan saya ke sana, mereka minta untuk dibangunkan fasilitas publik untuk olahraga, dan sudah kita lakukan itu dari CSR yang ada," ujarnya.

Untuk mencegah tawuran kembali terjadi, Pramono menyebut kepolisian, TNI, dan Pemprov DKI telah bersepakat bersama para pemuda setempat untuk mendirikan posko bersama. Pramono menyetujui rencana tersebut sebagai salah satu langkah antisipasi untuk meredam konflik antarkelompok pemuda.