NADIKABAR.COM — Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo membeberkan monitoring atau pemantauan berkala terhadap harga pangan menjadi salah satu faktor yang membuat inflasi di ibu kota dapat terjaga dengan baik.
Pramono merinci tingkat inflasi tahunan di Jakarta masih dikelola dengan baik sebesar 2,71 persen atau di bawah inflasi nasional sebesar 3,28 persen pada September 2026.
“Ada beberapa hal yang berkaitan dengan bagaimana inflasi Jakarta ini bisa terjaga dengan baik. Yang pertama adalah bagaimana kita memonitor tentang keterjangkauan harga,” kata Pramono dalam konferensi pers Realisasi APBD Triwulan III tahun 2026 di Balai Kota, Rabu.