NADIKABAR.COM — Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengungkap banyak proyek di Jakarta dibangun tanpa menggunakan APBD. Dia menyebut banyaknya event berskala internasional seperti konser hingga marathon membuat pemasukan Jakarta dapat dipakai untuk pembangunan.
Pramono menceritakan pada Sabtu (24/10) ada konser rapper asal Amerika Serikat, Kanye West, di GBK Jakarta yang dikunjungi banyak turis mancanegara. Ada juga event Jakarta Running Festival (JRF) yang diikuti 37.000 peserta dari 48 negara, 1.000 peserta di antaranya adalah orang asing.
"Kemudian ada konser Ye yang diikuti kurang lebih 60.000 orang, 30.000 adalah orang asing. Kenapa Jakarta sekarang bisa? Karena itu tadi, kita membuat transparan, orang enjoy, orang senang, orang gembira. Termasuk tiga minggu yang lalu di JIS, Jakarta International Stadium, ada konser The Weeknd dua hari yang setiap harinya kurang lebih 60.000 lebih," kata Pramono saat meresmikan Gereja Masehi Advent di Jaktim, Minggu (25/10/2026).
Selain itu, banyak acara lain seperti Pestapora di Kemayoran yang perputaran ekonominya mencapai Rp 250 miliar. Menurut Pramono, dampak kegiatan itu membuat Jakarta punya amunisi untuk melakukan pembangunan tanpa APBD.
"Dari situ lah, terus terang sekarang ini dalam kondisi tekanan ekonomi yang besar kepada Pemerintah Jakarta, kami melakukan terobosan untuk membangun Jakarta. Bahkan beberapa pembangunan-pembangunan yang ada tidak sepenuhnya menggunakan dana APBD," ucapnya.
Pramono menjelaskan, beberapa proyek pembangunan yang sudah dilakukan tanpa APBD mulai dari penataan Semanggi hingga Bundaran HI. Menurutnya, pembangunan itu dilakukan tanpa membebani APBD.
"Contohnya kalau bapak-bapak ke Semanggi, sekarang ini Semanggi sedang kita renovasi. Kemudian Bundaran HI juga kita lakukan renovasi, Bundaran Dukuh Atas juga sedang kita lakukan perbaikan. Semuanya ini kita bangun tidak menggunakan APBD. Dari mana? Kita membangun kepercayaan, trust kepada dunia usaha," imbuhnya.