NADIKABAR.COM — Sejumlah peserta pelatihan akademi kepolisian Prancis akan dikerahkan untuk sebagai bala bantuan pengamanan saat aksi unjuk rasa nasional di seluruh Prancis pada Sabtu (24/10) karena pemerintah memperketat upaya penjagaan keamanan.
Stasiun penyiaran BFMTV pada Jumat melaporkan bahwa Direktorat Kepolisian Nasional Prancis dikabarkan telah mengarahkan peserta pelatihan sukarela yang hampir menyelesaikan pendidikan untuk memperkuat aparat keamanan di sejumlah lokasi di seluruh negeri selama demonstrasi berlangsung.
Mereka akan ditugaskan untuk menjaga gedung dan menangani pekerjaan administratif di kantor polisi, sehingga petugas yang lebih berpengalaman dapat difokuskan pada operasi yang lebih sensitif.
Namun, para peserta pelatihan tidak akan ditempatkan di garis depan karena undang-undang tahun 2022 melarang pengerahan mereka untuk mengendalikan massa atau menjalankan operasi pemeliharaan ketertiban umum.
Menurut BFMTV, puluhan peserta pelatihan telah menyatakan kesediaan mereka untuk ikut serta.