"Departemen keamanan internal studio secara gamblang menyatakan, 'Hati-hati. Hindari Paris. Hindari Marseille.' Karena kejadian ini, Prancis sekarang ditandai sebagai zona bermasalah," ungkapnya.
"Anda tahu bagaimana orang bilang, 'Jangan syuting di Ukraina sekarang,' atau di bagian tertentu Timur Tengah? Nah, Prancis kini masuk daftar itu," ia menegaskan.
Kepanikan serupa juga dirasakan tim produksi prekuel Ocean. Eksekutif Gaumont Isabelle Desgorges mengungkapkan krunya yang menginap di Nice sempat dilanda khawatir saat melihat aksi penjarahan toko pada akhir pekan dari kejauhan.
"Seluruh kru saya menginap di Nice, jadi ada sedikit kepanikan, apalagi ini film besar Amerika. Orang-orang bertanya-tanya apa yang sebenarnya terjadi," kata Desgorges.
Ia pun mengkhawatirkan sentimen negatif yang mungkin membuat produser Amerika berpikir dua kali untuk datang ke Prancis dalam waktu dekat.
Situasi tersebut juga berdampak langsung ke jaringan bioskop, terutama setelah Presiden Emmanuel Macron memberlakukan jam malam di kota-kota strategis, seperti Paris, Marseille, hingga Lyon.
Jaringan bioskop raksasa UGC Ciné Cité Les Halles di Paris terpaksa membuat pemutaran film terakhirnya lebih awal menjadi pukul 19.00 agar penonton bisa pulang tepat waktu.