Aksi protes dilarang di seluruh area Lyon, pusat kota Toulon, dan sebagian wilayah Lille untuk Sabtu (24/10).
Larangan unjuk rasa juga diberlakukan di sebagian area Paris, yang berlaku mulai pukul 08.00 hingga pukul 20.00 waktu setempat. Larangan ini, menurut laporan AFP, mencakup sejumlah lokasi penting di ibu kota Prancis, termasuk istana kepresidenan Elysee Palace, kedua gedung parlemen, dan destinasi wisata populer seperti Louvre dan Champs-Elysees.
Area lainnya yang dilarang untuk menjadi lokasi unjuk rasa meliputi alun-alun Bastille dan Republique, dan kawasan perbelanjaan Chatelet-Les Halles, yang sebelumnya menjadi target utama penjarahan pada akhir pekan lalu.
Otoritas Prancis telah mengakui "kehilangan kendali" di tengah kerusuhan yang meletus di jalanan pada akhir pekan lalu, saat sekelompok pemuda yang memakai penutup wajah terlibat bentrok dengan polisi, menjarah toko-toko, dan merusak bangunan publik.
Menteri Kehakiman Prancis, Gerald Darmanin, mengatakan bahwa 2.700 orang diamankan oleh polisi sejak Sabtu (17/10) lalu, dan sebanyak 217 orang di antaranya telah dijebloskan ke dalam penjara.