"Kita ingin bagaimana Tri Pusat Pendidikan sebagai salah satu teori lama di dunia pendidikan, yaitu pendidikan formal, informal dan nonformal benar-benar dijalankan secara sungguh-sungguh oleh segenap komponen yang ada di daerah Buleleng," katanya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Buleleng Ida Bagus Gde Surya Bharata mengapresiasi pelaksanaan dialog yang digelar KNPI bersama organisasi kepemudaan tersebut. Menurutnya, tema yang diangkat sangat relevan.
"Ini sangat relevan dengan visi-misi pembangunan daerah, di mana salah satu visi tentang pendidikan mengarahkan pendidikan yang merata, adil, dan berkualitas untuk semua. Itu tentunya melibatkan semua elemen masyarakat kita," jelasnya.
Surya Bharata mengatakan forum dialog seperti ini dapat menjadi ruang bagi pemerintah untuk menyampaikan program sekaligus menerima masukan dari mahasiswa, pemuda dan masyarakat. Masukan tersebut nantinya dapat menjadi referensi dalam penyusunan kebijakan pendidikan ke depan.
Ia menambahkan pemerintah juga terus membuka ruang bagi pemuda untuk terlibat dalam pembangunan. Disdikpora telah menjalin komunikasi dengan organisasi kepemudaan melalui KNPI, BEM maupun organisasi mahasiswa.