Kini, Jepang kembali menjadi tuan rumah pesta olahraga para terbesar di Asia melalui Asian Para Games Aichi-Nagoya 2026 yang mempertemukan atlet dari 45 negara dan wilayah dalam 18 cabang olahraga.

Rashed juga mengenang penyelenggaraan Paralimpiade Tokyo 2020 yang berlangsung tanpa penonton umum akibat pandemi COVID-19.

Menurut dia, Jepang ketika itu tetap menunjukkan komitmennya terhadap gerakan paralimpik meskipun dunia tengah menghadapi berbagai tantangan.

Kembalinya pesta olahraga para ke Jepang melalui Asian Para Games Aichi-Nagoya 2026 dinilainya menjadi kesempatan untuk melanjutkan warisan tersebut.

Rashed mengatakan para atlet memiliki peran penting dalam perjalanan itu karena perjuangan dan pencapaian mereka dapat memberikan dampak yang lebih luas daripada sekadar keberhasilan meraih medali.