"Terakhir dilacak di Makassar, tapi tadi malam hilang jejak. Informasi yang didapat, dia orang Palopo," ungkapnya.

Kasus itu terungkap saat anggota Polisi Militer (POM) mengecek dugaan pencurian HP Vivo seharga Rp 1,9 juta. Korban tak melapor resmi karena takut dan menganggap kerugian tak seberapa.

"Anggota POM sempat mengecek pencurian HP senilai Rp 1,9 juta. Namun korban tidak melapor karena takut," jelas Agus.