Setelah korban masuk ke dalam mobil, JI diduga langsung menganiaya korban dan mengeluarkan pistol yang diarahkan ke bagian perut korban. Korban disebut sempat membujuk JI agar tidak melakukan tindakan yang fatal.

"Pelaku mengeluarkan pistol dan mengancam korban dengan mengarahkan pistol tersebut pada bagian perut korban, namun korban sempat membujuk terlapor agar tidak melakukan hal yang fatal tersebut," katanya.

Polisi menyebut persoalan itu bermula ketika JI menegur korban mengenai pakaian yang dikenakannya saat berada di ruang rawat inap. Teguran tersebut kemudian dibalas korban dengan membentak JI hingga pelaku merasa tersinggung.

"Pelaku melihat korban masih mengenakan pakaian yang terbuka, kemudian menegur korban dengan berkata, 'Eh, adami yang mau datang itu perawat laki-laki, bisanya kau pakaian begitu'. Namun korban merespons teguran tersebut dengan membentak," jelas Welliwanto.