"Cara evakuasi anggota turun ke sumur dan memasangkan tali ke tubuh korban dan ditarik ketas. Hambatannya debit kedalaman air terlalu dalam dan korban berada di dasar. Sumur terlalu sempit dan dalam sehingga petugas harus berhati hati dalam evakuasi. Kedalaman sumurnya sekitar 18 meter.Ia awalnya mau ngambil air, karena yang bersangkutan punya riwayat epilepsi. Selesai evakuasi pukul 13.30," tutur Arga.

Sementara itu, Kapolsek Ciawigebang, AKP Dani Supriadi membenarkan bahwa korban meninggal dunia karena terjatuh di dalam sumur. Menurutnya, saat dilakukan pemeriksaan tidak ada indikasi pembunuhan. Korban memang meninggal usai jatuh ke dalam sumur.

"Jatuh ke sumur lalu meninggal dunia. Nggak ada indikasi pembunuhan," kata Dani saat dikonfirmasi.