Kepada penyidik, pelaku mengaku tersinggung setelah pamannya dimaki oleh korban menggunakan kata-kata kasar. Pelaku kemudian membela pamannya sehingga terlibat aksi saling dorong dengan korban.
"Ya berawal dari pamannya ini dilontarkan kata-kata kasar oleh korban sekali, kemudian masuk ke dalam rumahnya dan korban kembali lagi dan melontarkan lagi kata-kata kasar. Kemudian pada saat korban mendatangi paman pelaku selanjutnya, pelaku kemudian berdiri di depan pamannya dan bertanya kepada korban kemudian cekcok dan saling dorong," kata Asfada.
Asfada menjelaskan bahwa dorongan pelaku menyebabkan korban terjatuh. Kepala belakang korban terbentur paving blok, dan luka tersebut diduga menjadi penyebab utama kematian korban.