"Warga yang mengetahui aksi pemuda itu langsung ramai-ramai menyeret dan mengeroyok pemuda itu. Akhirnya diamankan ke balai desa karena takut warga semakin emosi," tambahnya.

Sementara itu, Kapolsek Larangan Kompol Suryantono saat dikonfirmasi membenarkan bahwa peristiwa pengeroyokan itu terjadi di Desa Pamulihan. Namun hingga saat ini, warga maupun korban pelecehan itu belum melakukan pelaporan kepada Polsek Larangan.

"Kami sudah mengetahui peristiwa itu, kami juga sedang mencari tahu kebenarannya seperti apa. Sampai saat ini belum ada yang melapor," tandasnya.