Hasil penyelidikan menemukan bahwa sekitar US$20.000 uang tunai milik korban telah digelapkan. Selain itu, tunjangan Jaminan Sosial milik korban juga dialihkan ke rekening bank yang tidak diketahui.

Tak hanya uang, rumah korban pun ikut menjadi sasaran. Diaz Torriente diketahui mengubah status kepemilikan rumah dengan mengajukan quitclaim deed. Dokumen tersebut kemudian membuat namanya tercatat sebagai pemilik bersama rumah dengan hak kepemilikan beralih kepadanya setelah pemilik lainnya meninggal.

Setelah namanya masuk dalam dokumen kepemilikan, Diaz Torriente bahkan pindah ke rumah korban dan mengganti kunci rumah.

Penyelidikan selama empat bulan oleh State Attorney's Office Elder and Vulnerable Adult Exploitation Task Force akhirnya berujung pada penangkapan Diaz Torriente pada 17 November 2023.

State Attorney Miami-Dade County Katherine Fernandez Rundle mengatakan vonis tersebut menjadi pesan keras bagi orang-orang yang mencoba mengambil keuntungan dari lansia.

"Kasus ini mengirimkan pesan yang jelas kepada mereka yang berusaha membuat para lansia hidup dalam kemiskinan dan terlantar, bahwa kami tidak akan menoleransi kejahatan kejam seperti ini terhadap warga rentan kami," kata Rundle dalam pernyataannya.

Ed Griffith, pejabat informasi publik Miami-Dade County State Attorney's Office, mengatakan kasus penipuan terhadap lansia, terutama yang berkaitan dengan pengambilalihan properti, semakin mengkhawatirkan.