"MR pergi sejak tanggal 2 Oktober 2026 ke Kota Bogor, di mana yang tinggal di kontrakan tersebut hanya korban saja. Pergi karena ada keperluan pekerjaan. Jadi MR yang menyewa kontrakan itu, kemudian OS ikut menumpang di situ," kata Yunli.
Penemuan jasad korban berawal dari kecurigaan pemilik kontrakan berinisial MS yang mencium aroma tidak sedap dari kontrakan MR pagi tadi. Pintu kontrakan tersebut saat itu terkunci dari dalam.
MR yang dipanggil datang ke lokasi kemudian memeriksa dari jendela dan mendapati korban sudah terbaring di lantai. "Saksi MR dibantu tetangga korban selanjutnya membuka jendela kontrakan tersebut, dan diketahui korban sudah dalam kondisi berbaring di atas lantai ruang tamu serta sudah mengalami pembusukan," jelas Yunli.