NADIKABAR.COM — Seorang pria berinisial MF (23) tewas setelah tertabrak kereta rel listrik (KRL) di Ciputat, Tangerang Selatan (Tangsel), Banten. Korban MF diduga tertabrak saat membuat konten untuk tugas kuliah.

"Menurut keterangan saksi, yang bersangkutan sedang membuat konten untuk kepentingan tugas kuliah, lalu pada saat berkegiatan tersebut korban tertemper kereta yang melintasi tempat korban dan saksi," kata Kapolsek Ciputat Timur Kompol Bambang Askar Sodiq dalam keterangannya, Jumat (9/10/2026).

Kecelakaan itu terjadi pada Kamis (8/10/2026), sekitar pukul 18.15 WIB. Polisi menyita barang bukti handphone (HP) dan kamera digital yang diduga alat yang dipakai korban untuk konten tugas kuliah.

Usai tertabrak KRL, korban sempat terseret sekitar 200 meter. Korban ditemukan tewas dengan polisi terlentang di atas rel.

Korban kemudian dievakuasi oleh petugas. Polisi juga menyelidiki kasus ini dengan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan memeriksa saksi-saksi.

"Selanjutnya sekira pukul 19.00 WIB piket fungsi Polsek Ciputat Timur tiba di TKP dan melakukan olah TKP. Lalu menghubungi Identifikasi Polres Tangerang Selatan," jelasnya.

Perjalanan KRL rute Rangkasbitung-Tanah Abang (Green Line) sempat terlambat akibat kecelakaan tersebut. KAI Commuter menyebutkan keterlambatan perjalanan kereta karena ada orang yang tertabrak di antara Stasiun Serpong dan Sudimara.

"Selamat malam, Kak. Mohon maaf atas keterlambatan perjalanan Commuter Line Rangkasbitung-Tanah Abang PP sehubungan KA 1771D (Rangkasbitung-Tanah Abang) di antara Stasiun Serpong-Sudimara tertemper orang," tulis akun X KAI Commuter, Kamis (8/10), pukul 19.47 WIB.

Petugas sudah melakukan penanganan. Kereta yang mengalami insiden tersebut sudah kembali melanjutkan perjalanan.

"Saat ini perjalanan Commuter Line dengan nomor KA 1771D sudah dapat melanjutkan perjalanan kembali," jelasnya.